Lokakarya Penyusunan Roadmap PAUD HI Kabupaten TTU dan Sikka

Widi

Bu AgustiniSaat ini pemerintah Indonesia dan lembaga non pemerintah lainnya (salah satunya adalah Plan International Indonesia) tengah aktif mempromosikan Pengembangan Anak Usia Dini Terpadu dengan pendekatan Holistik Integratif. Sebagaimana yang tertuang dalam Perpres No. 60 Tahun 2013, tujuan umum pengembangan anak usia dini holistik-integratif (PAUD HI) adalah terselenggaranya layanan pengembangan anak usia dini holistik-integratif menuju terwujudnya anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria dan berakhlak mulia. Dalam pengertian yang lain, PAUD HI adalah layanan pendidikan bagi anak usia dini yang menyelanggarakan program lebih dari satu bentuk layanan PAUD (TK, BKB, KPA, KP-IBU, TPA, SPS) dalam rangka mengembangkan kebutuhan esensial anak usia dini yang beragam baik kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan rangsangan pendidikan yang saling berkait secara simultan dan sistematis dengan mengedepankan pendidikan karakter dalam setiap pembelajarannya.

Sebagaimana yang termuat dalam Perpres No. 60 Tahun 2013, salah satu tujuan khusus PAUD HI adalah terwujudnya komitmen seluruh unsur terkait yaitu orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah dan pemerintah daerah, dalam upaya pengembangan anak usia dini holistik-integratif. Dalam rangka pelaksanaan PAUD HI, semua propinsi dan kabupaten diminta untuk membentuk Gugus Tugas PAUD HI yang bertugas untuk: koordinasi kebijakan, menyusun rencana kerja, mobilisasi sumber dana, koordinasi pelaksanaan pemantauan dan evaluasi, dan melakukan advokasi.

WidiDalam rangka meningkatkan komitmen pemerintah kabupaten dan terutama merancang/menyusun peta jalan program PAUD HI dan penganggarannya, Plan International Indonesia telah memfasilitasi pelaksanaan lokakarya di tingkat kabupaten, dengan melibatkan Gugus Tugas PAUD HI yang sudah terbentuk dan pemangku kepentingan lainnya. Pelaksanaan lokakarya tersebut telah terselenggara di 2 kabupaten, yaitu di Kabupaten Timor Tengah Utara dan Kabupaten Sikka, masing-masing pada tanggal 22 – 24 Februari 2016 (di Hotel Livero, Kefamenanu) dan 1 – 3 Maret 2016 (di Aula Rumah Jabatan Bupati Sikka, Maumere). Lokakarya tersebut dipandu oleh para fasilitator dari Konsorsium YPCII dan SPEAK Indonesia yang terdiri dari dr. Agustini E. Raintung, Huseiyn Pasaribu, Iin Mendah, Wiwit Heris, Purwowidi Astanto & Eka Subiyanti. Lokakarya yang difasilitasi secara partisipatif tersebut memiliki tujuan utama untuk memperkuat kapasitas pemerintah kabupaten dan Gugus Tugas PAUD HI dalam menyusun roadmap dan anggaran PAUD HI tahun 2016 – 2020 di Kabupaten Timor Tengah Utara dan Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. (PWA-03/16)

Share:

Leave a Reply

Menu Title