Mengatasi Sampah Organik Rumah Tangga dengan Komposter Padat dan Cair

sampah

Warga RW 03 Desa Mekarsari, Kabupaten Sukabumi tampak sangat antusias mengikuti pelatihan pembuatan komposter padat dan cair. Pelatihan dengan peserta yang didominasi oleh ibu-ibu tersebut telah terselenggara pada hari Kamis, 9 April 2015 di kediaman Ketua RW. Pelatihan tersebut difasilitasi oleh Sdr. Marjiyanto dan Sdr. Purwowidi (staf YPCII Jakarta). Pelatihan yang melibatkan sebanyak 28 orang peserta dari RT 01 dan RT 02 tersebut bertujuan agar para peserta mampu mempraktekkan cara pembuatan komposter padat dan komposter cair. Selain itu, para peserta juga diharapkan mampu mempraktekkan cara pembuatan inokulen cair berbahan buah, pembuatan bumbu kompos dan proses pengomposan dengan komposter padat. Selanjutnya, dengan kemampuan tersebut para peserta diharapkan dapat mengatasi sampah-sampah organik yang berasal dari rumah tangga masing-masing. Dengan demikian volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) dapat berkurang.

Komposter merupakan salah satu opsi teknologi untuk pengamanan sampah rumah tangga (pilar ke-4 Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) yang dapat dipilih oleh masyarakat. Opsi teknologi ini dapat menjadi pilihan mayarakat karena biaya yang dibutuhkan cukup murah dan cara pembuatannya juga cukup mudah. Selain itu, masyarakat juga dapat memanen hasil pengelolaan sampah organiknya menggunakan komposter tersebut untuk memupuk tanaman-tanaman di rumahnya (sepeti tanaman hias, tanaman buah, tanaman sayuran, dan lain-lain). Bahkan masyarakat dapat mengemas pupuk kompos yang dihasilkan dari komposter tersebut untuk dijual. Dengan demikian, sampah (organik) tidak lagi selalu mendatangkan masalah, karena jika dikelola dengan baik maka lingkungan akan menjadi bersih dan sehat serta kita bisa mendapatkan berkah dari hasil pengelolaan tersebut. (PWA-05/15)

Menu Title