Pelatihan Komunikasi untuk Perubahan Sosial dan Perilaku (KPSP)
Pelatihan Komunikasi untuk Perubahan Sosial dan Perilaku (KPSP) bagi Kader Posyandu Kelurahan Pagerbatu dan Kelurahan Cilaja, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Kamis–Jumat, 18–19 Juni 2026, bertempat di Gedung Sekretariat IBI Cabang Pandeglang, Majasari. Pelatihan diikuti oleh 34 kader Posyandu, yang terdiri dari 24 kader Kelurahan Pagerbatu yang didampingi oleh 2 bidan wilayah dan 10 kader Kelurahan Cilaja yang didampingi oleh 2 bidan wilayah.
Pelatihan KPSP dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kader Posyandu agar mampu berkomunikasi secara efektif dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan gizi ibu dan anak. Kader sebagai salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat memiliki peran penting dalam memberikan edukasi, membangun komunikasi dengan keluarga, serta mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan seperti Posyandu, Kelas Ibu Hamil, Kelas Ayah, dan Kelas Parenting.
Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai psikologi perubahan perilaku serta berbagai faktor yang memengaruhi perilaku masyarakat. Peserta juga belajar melakukan pemetaan masalah kesehatan dan kebiasaan masyarakat sehingga pesan kesehatan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan sasaran.
Salah satu materi utama yang diberikan adalah komunikasi persuasif melalui metode ADU (Apresiasi, Dialog, dan Umpan Balik). Melalui metode ini, kader didorong untuk membangun komunikasi dua arah, menghargai pengalaman dan kondisi masyarakat, serta memberikan informasi dengan cara yang lebih persuasif dan tidak menggurui. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu kader dalam membangun hubungan yang lebih baik dengan ibu, ayah, dan keluarga sasaran sehingga proses perubahan perilaku dapat berlangsung secara bertahap dan berkelanjutan.
Selain keterampilan komunikasi, peserta juga mendapatkan materi mengenai strategi penyusunan pesan dan etika digital. Peserta kemudian mengikuti praktik membuat media edukasi menggunakan Canva serta membuat video sederhana menggunakan CapCut. Kegiatan praktik ini bertujuan agar kader memiliki kemampuan dasar dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana penyampaian informasi kesehatan yang menarik, sederhana, dan mudah dipahami oleh masyarakat.
Selama pelatihan, peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga terlibat dalam diskusi, permainan atau ice breaking, praktik, dan kegiatan kelompok. Proses pembelajaran yang interaktif tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pengalaman, mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi di lapangan, serta mempraktikkan secara langsung teknik komunikasi yang telah dipelajari.
Pada akhir kegiatan, peserta mengikuti post-test dan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL). RTL disusun sebagai bentuk komitmen peserta untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dalam kegiatan Posyandu dan pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kader Posyandu Kelurahan Pagerbatu dan Kelurahan Cilaja semakin mampu melakukan komunikasi yang efektif, persuasif, dan partisipatif dengan masyarakat. Dengan meningkatnya kapasitas kader dalam KPSP, diharapkan edukasi kesehatan dan gizi dapat disampaikan dengan lebih baik sehingga dapat mendukung perubahan perilaku keluarga serta peningkatan kesehatan ibu dan anak dalam mendukung tujuan Program Continuum of Family Care.
Berlangganan
Dapatkan berita dan pembaruan terbaru dari YPCII langsung ke kotak masuk Anda.